Marissa Haque Mengubah Komentar Pembaca Blognya

Berita di koran online tentang Marissa Haque menyerang Memes sekeluarga sebenarnya tidak begitu menarik perhatianku karena mantan celeb satu itu memang sudah beberapa kali menyerang. Bukan cuma sesama celebrities yg diserang, bahkan members di forum Detik juga ikutan diserang dengan bahasa yg tidak cool.

MH punya blog di Detik mungkin semua sudah pada tahu tapi MH mengubah komentar para komentator tsb pasti tidak banyak yg tahu. Seorang blogger bernama nonadita menjadi sasaran fitnah si MH. Isi komentar yg aslinya adalah:

It’s FEMA, not PEMA. FEMA stands for Fakultas Ekologi Manusia. Please pay more attention to the details so people won’t question your intelligence.

Dirubah menjadi:

Ini Shock theraphy buat @memes605 dan @addiems, @deedeekartika, @kevinaprillio karena ulahnya membuat salah seorang produser mereka Dekan FEMA IPB @arif_satria bakal dipecat karena mulut kotor Dee Kartika Djumadi kader demokrat yg menyumbang Rp 100 juta uang panas dari korupsi Anas Urbaningrum melalui Partai Demokrat untuk pemakaman artis Utha Likumahuwa kemarin.

Sakit.

PS:  Ternyata bukan cuma satu komen yg diedit dia…Blog ini juga kena sasaran, dan ini.

Sakit beneran….

Billing

Dari sejak nyampe ke USA, aku tuh selalu kesal bener ama system billing disini. Adaaaa aja salahnya. Dulu, setiap bulan ngotot2x-an ama Cingular (cellphone provider di US) karena billnya salah mulu. Ganti provider ke AT&T, agak mendingan meski setahun sekali tetap ada ada misunderstanding. Mayanlah dibanding setiap bulan. Sumpah, setiap bulan.

Sekarang ini aku lagi double kesal sama majalah Popular Photography dan House Beautiful. Setahun lalu House Beautiful nawarin untuk langganan selama 12 issues $ 10-an. Aku kirim form buat langganannya disusul dg check. Setiap 2 minggu ditagih,  sampe selama 3 bulan. Kesal, mau aku batalin aja tapi untuk ngebayar pembatalan check malah lbh dari $ 10.00 Akhirnya dikirimin surat lg  majalahnya gak akan diterbitin karena aku gak ngirim check. Aku liat di internet banking memang checknya blm di cash-in. EGP, udah keburu gak berminat. Beberapa hari kemudian aku periksa lagi di account, checknya udah dicash-in dan sebulan kemudian majalahku nyampe.

Hari ini dibikin kesal lagi ama itu majalah yg isinya junk semua. Bulan ini adalah bulan terakhir aku langganan itu majalah dan dapat surat lagi dari bulan lalu untuk ngebayar. Gratis aja aku  gak mau perpanjang karena sumpah isinya sampah semua, gak berguna. Tapi yg bikin kesal, dapat surat ancaman  bahwa aku belum bayar yg selama setahun kemaren itu dan your good standing with us is at risk. Dilengkapi dengan amplop dan stamp gratis. Arrrrggghhhhh udah jelas2x check-ku dah dicash-in. Nah klu aku blm bayar dimuka, masak dikirimin majalahnya ?!

Yg terakhir majalah Popular Photography. Satu majalah klu di toko harganya $ 4.99 Tapi kalau langganan, 12 issues cuma $ 12.00 dan aku langganan sekaligus 2 tahun, $ 18.00 bayar pake Visa. Awalnya aku agak ragu dan lbh memilih post-in pake check karena takutnya taon berikutnya maen diperpanjang aja tanpa ngasi tau. Tapi kata suami yg memang expert dalam hal Visa/Mastercard, itu illegal. So, aku  bayar online. Biar lbh cepat prosesnya.

Semenit setelah bayar, dikirimin notification ke alamat email, aku udah bayar $ 18.00 dan another $ 14.00 untuk 6 issues majalah American Photography. Whoaaatt ?!!?!?

Rubbish Magazine alias sampah

PS: I just called Popular photography today, January 9, 2012, and the lady said they only charged for 24 issues $ 18.00….Cool !

Pro Photographer

Beberapa saat lalu teman kami yg professional photographer bertanya apa aku tertarik untuk internship photography dengannya, gratis, dibayar (gak banyak sih) untuk dipersiapkan menjadi pro photographer. Aku tentu saja lompat kegirangan. Udah dari beberapa bulan lalu sangat ingin ngambil kelas photography. Pernah mendaftar ke college dekat rumah, siyalnya karena tidak cukup murid, kelasnya dibatalkan. Tapi aku jadi lemes saat beliau bilang jangka waktu untuk belajarnya adalah 2-4 tahun. What ?!?!? Langsung mundur dg sadar diri. Rasanya lebih pantas kalau diberikan pada fresh graduate dah biar bisa lama berkarya, jangan mbok2x kayak aku 😀

Balek asal lagi belajar moto dari internet hiks….

Ngomong2x ttg photographer, aku sebenarnya gak niat sih untuk jadi pro. Belajar photography cuma buat nambah pengetahuan yg memang cuma miniiiiiim sekali. Temanku disini ketika melihat photo2xku, pengen diphoto untuk kegiatannnya, bisnis dan keluarganya. Menawarkan sejumlah $. Aku yg gak punya ilmu memoto ini tentu saja gugup dan menolak hehe…Gratis aja gugup apalagi dibayar.

Iseng, hasil jepretan waktu mudik ke Batam:

Fitri